Balon Walikota Medan, Safrizal hadiri Halal Bi Halal KNPI Sumut

0
682

DPD KNPI Sumut menggelar Halal Bi Halal di kediaman Ketua DPD KNPI Sumut, A Yasir Rido Lubis Jalan Perjuangan Selasa, (26/08/2014).

Halal Bi Halal yang dihadiri sejumlah tokoh pemuda, LSM, Mahasiswa dan Pers berlangsung meriah. Anggota DPD terpilih, Dedi Iskandar Batubara, Ketua KPU Sumut, Mulia Banurea dan walikota Medan Dzulmi Eldin tampil di atas panggung membawakan lagu-lagu pamungkas mereka.

Yang sangat menarik, kegiatan ini dihadiri 3 tokoh yang disebut-sebut maju sebagai bakal calon walikota Medan, Safrizal, Presiden Gerakan Aku Geram dan Anti Koruptor (GAGAK), Dzulmi Eldi, walikota Medan, dan A Yasir Rido sebagai tuan rumah.

Safrizal yang diwawancarai khusus oleh dua wartawan media; Sumut Pos dan Deli News Indonesia menyebutkan bahwa Medan butuh figur sederhana yang bebas dari masalah, baik masalah hukum maupun moral.

Ketika disinggung masalah dugaan setoran balon ke parta-partai untuk mendapatkan perahu, Rizal menegaskan bahwa partai pilitik tidak pernah melakukan itu. “Saya yakin itu tidak ada, karena tidak pernah ada permasalahan itu diperbincangkan, tidak ada yang bisa membuktikan itu, yang banyak yang mencakapkannya saja,” ujarnya.

Tapi, lanjut Rizal, inilah saat yang tepat bagi semua partai politik di Medan menunjukkan kepada seluruh rakyat kota Medan bahwa partai politik hanya akan merekomendasikan putra terbaik bangsa yang tidak terlibat masalah hukum dan moral, tidak perlu banyak uang atau pejabat pemerintah. “Rakyat Medan harus proaktif melakukan screening jajaki rekam jejak bakal calon walikota kita, berikan rekomendasi, masukan dan informasi-informasi penting terkait rekam jejak seluruh bakal calon yang mulai muncul atau dimunculkan di media maupun dalam pembicaraan.” Pungkas aktifis anti korupsi yang dijuluki sebagian kalangan sebagai ‘Jokowi Medan’.

Ditanyakan tentang peluangnya mendapatkan dukungan partai dalam pencalonan walikota Medan, Kordinator Nasional Relawan BeRTuHAN (salah satu relawan pendukung Jokowi) ini sangat optimis dan merasa sebagai calon terkuat dan paling berhak direkomendasikan oleh partai politik. “saya akan mintak dukungan partai politik dari struktur yang paling rendah, ketua ranting (kelurahan), PAC (kecamatan), DPC (kota), DPW (propinsi) dan sampai ke DPP (Pusat). Saya akan komunikasikan ke semua partai politik, setelah saya keliling 21 kecamatan menemui warga-warga Medan yang kurang beruntung secara ekonomi, pendidikan, dll.” Bebernya dengan penuh semangat berbicara.(deN)