Mardian Habibi Gultom Terpilih Menjadi Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan

0
1152

Medan, Sumutekspos.com

pm-gres4Musyawarah Pemuda Muhammadiyah Kota Medan yang dilaksanakan pada hari sabtu dan minggu, tanggal 9-10 April 2016 di Asrama Haji yang dihadiri peserta musyawarah 28 cabang se-Kota Medan. Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah dan di buka Asisten Pemerintahan Bapak Drs. Musaddad Nasution MSi dan Kepala Kesbangpolinmas Kota Medan. Ungkap Panitia Pelaksana Syamsul Fikri Pohan.

Sebelum pelaksanaan Musyawarah Daerah terlebih dahulu Panitia Sttering Committee Melaksanakan Rapat Pimpinan Daerah yang ke II untuk membicarakan masalah penting yang menyangkut kepentingan gerakan. Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Medan Periode 2011-2015 yakni Maulana Malik Muttaqien MA menyatakan Musyawarah ini dilaksanakan untuk melanjutkan dan menetapkan kebijakan gerakan berdasarkan kebijakan Pimpinan, dan mentanfidzkan Keputusan Musyawarah dan mengendalikan pelaksanaannya.

Dalam Sambutannya Drs. Musaddad Nasution MSi mewakili pemerintah Kota Medan, menyatakan bahwa: “kami berharap Pemuda Muhammadiyah Kota Medan bersinergi dan berkeja sama untuk membangun Kota Medan yang lebih baik. Begitu juga sambutan dari Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara Basir Hasibuan, sekaligus membuka Rapim Ketika membuka Rapimda  menghimbau kepada seluruh kader Muhammaadiyah supaya bermusyawarah dengan semangat persaudaraan dengan mengikuti peraturan yang tercantum dalam AD/ART Pemuda Muhammadiyah.

Setelah melaksanakan seluruh rangkaian musyawarah terpilihlah saudara mardian habibi gultom yang secara aklamasi menjadi calon tunggal ditetapkan panitia pemilihan karena melengkapi keseluruhan berkas, dari 42 formatur yang terseleksi dan terpilih menjadi 12 formatur tertinggi 1. Amnur riva’i d. , 2.Datuk Imam Marzuki, 3. Cholis, st. 4.syamsul fikri pohan, 5. Jahiddin hidayat daulay, s.sos.i. 6.muhammad fauzi manday. 7. Ismail saleh nasution, 8.rafid febri ismadi, 9. Musahar sikumbang. 10. Budi wira wijaya, 11. Hendro prayogi, sh. 12. Slamet untung suropati.