Ustadz Sabbam Rajagukguk : Kebaikanmu setara dengan pemberianmu

0
878

sabban2Sumutekspos.com

Semangat memberikan sesuatu kepada orang lain adalah salah satu ciri otang mukmin, hal ini sudah tertera dalam Al;qur’an. Pemberian itu tidak harus menggunakan barang maupun uang. Namun menyampaikan hikmah dan kata-kata baik juga bagian dari memberikan ilmu kepada orang lain. Beberapa catatan sumutekspos.com kepada media sosial facebook ada salah seorang alumni IAIN Sumut, Ahmad Sabban Rajagukguk banyak menuliskan mutiara hati. Berikut ini salah satu tulisan beliau

“Memberi merupakan pesan Mulia Alquran. Namun “celakanya” kita lebih suka menerima dan takut memberi. Padahal hampir setiap ikhtiar kita didasari karena ingin memberi. Apapun tindakan kita didalamnya terdapat spirit memberi. Minimal memberi nafkah anak dan keluarga. Maaf -perampok saja- mereka melakukan kegiatan jahatnya karena ingin memberi, terlepas kepada siapa mereka memberi.

Maka sukalah memberi dan berilah yang terbaik serta yang paling kita cintai (berupa kebajikan). Niscaya kita akan menerima yang sama. “Kamu belum sampai kepada derajat kebaikan yang paripurna sebelum menginfaqkan harta yang kamu cintai” (Qs. Ali Imran: 92).

Jika pemberianmu recehan, maka derajat kebaikan kita pun sekelas recehan, sangat jauh dari kebaikan sempurna yang diyatakan Tuhan. Tapi ingat, sukalah menyembunyikan setiap pemberianmu -kebaikanmu- sebagaimana kita suka menyembunyikan keburukan kita dan tidak seorang pun yang dapat mengetahuinya. (wan)